AGRIPRENEURSHIP

Kegiatan Agripreneurship merupakan suatu kegiatan yang diselenggarakan oleh
Senat Mahasiswa Fakultas, Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen
Satya Wacana (SMF FPB UKSW). Kegiatan Agripreneurship ini mengangkat tema tema “ Workhop And Bussines Plan”.
Kegiatan ini diadakan dua sesi yaitu sesi pertama pada tanggal 3 Juli 2021 dan 10 Juli 2021. Kegiatan sesi pertama yaitu workshop dan pada sesi
kedua adalah bussines plan yang dimiliki oleh mahasiswa/i Pertanain dan Bisnis
yang ingin memaparkan usahanya. Pada kegiatan Agripreneurship sesi pertama yaitu workshop diikuti oleh sekitar 60 peserta
sedangkan kegiatan pemaparan Pertanian diikuti oleh 5 kelompok pemapar usaha
Pada kegiatan Agripreneurship sesi pertama yaitu workshop, pembicara
pertama oleh Dr.(HC) Ir. M. Gunung Soetopo atau sering disapa pakde Gun pendiri
SabilaFarm dengan memaparkan sebuah materi yaitu “Pemasaran Produk Pertanian
Secara Offline yang Kreatif dan Inovatif”. Pemasaran ini dimulai dengan
pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia.
Pakde gun menyampaikan bahwa pemasaran dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan
manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran yang dimulai dari pemenuhan
produk, penetapan harga, pengiriman barang, dan mempromosikan barang. Terdapat
3 unsur konsep pemasaran antara lain adalah orientasi pada konsumen. Penyusunan
kegiatan pemasaran secara integral, dan kepuasan konsumen. Selain itu pakde gun
juga menyampaikan memasarkan produk pertanian secara offlline yang kreatif dan
inovatif atau KRENOVA (kreatif dan inovatif) dapat dimulai dari mengkrasi pasar
denagn budidaya yang baik dan variatif, meghasilkan produk yang berkualitas
sesuai pasar yang akan dibidik, menawarkan barang sesuai dengan kapasitas, dan
memelihara jejaring. Selain itu juga meng-inovasi produk dan pemasaran yaitu
budidaya produk dengan inovasi yang sedang trend seperti variatas baru, green
haouse, organik dll, bersertifikat mulai dari kebun, packiung house/rumah
kemas, IPRT, dll, jika memun gkinkan produsen memiliki kompetensi
bersertifikat, packing yang informatif dan mudah tracking, pengiriman produk
menggunakan transportasi yang terbaik, cepat dan terpercaya. Cara – cara yang
dapat dilakukan untuk menarik konsumen bisa dilakukan dengan Brosure, Internet,
Network Marketing, Pameran dalam dan luar negeri, serta motivator. Terakhir
pakde Gun menambahkan untuk memilih cara pemasaran yang tepat yaitu bila produk
bisa ada harian atau mingguan atau musiman maka perlu memahami betul kondisi
stok barang. Bila ada produk bermitra maka pahami kondisi situasi mitra. Bila
ada pesaing yang kompetitif, maka pahami kelebihan dan kekurangan produk kita
dibanding dengan peaing.
Pembicara kedua dari kegiatan Agripreneurship sesi pertama adalah Gusti
Agung (Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia) dengan membawakan materi
“Fundamental Digital Marketing” dan “Content Marketing”. Pada materi pertama
pemateri menyampaikan bahwa digital marketing merupakan kegiatan pemasaran yang
menggunakan media digital dan dikerjakan oleh manusia maupun alat yang canggih
sehingga identik dengan inovasi, teknologi, kemajuan dan perkembangan. Lalu
kenapa harus digital marketing ? gaya hidup dan gaya belanja manusia sudah
beralih ke internet semua. Kak Gusti juga memaparkan manfaat digital marketing
yaitu jangkauan global, hasil terukur dan real time, biaya rendah, tertarget,
membersihkan peluang yang setara untuk berbagai ukuran bisnis, membangun
reputasi merk bisnis. Mendatangkan pelanggan baru, dan kemudahan membangun
database. Adapun prinsip dasar dari digital marketing adalah membangun traffic,
traffic merupakan pengunjung yang melihat, membaca, mendengar, maupun tertarik
dengan aktifitas chanel digital yang digunakan, membangun data datamerupakan
efek dari media digital dimana data itu sangat bermanfaat untuk berbagai hal,
membangun bisnis marketing selalu identik denga bisnis, penjualan, dan
perusahaan. Kak Gusti juga menambahkan apakah digital marketing cocok untuk
berbagai macam bisnis ? Jika bisnis Anda adalah B2B maka upaya
digital marketing yang Anda lakukan sebaiknya berfokus pada lead generation
(menghasilkan prospek) yang mana prospek tersebut akan difollowup oleh tim
sales. Sedang untuk bisnis B2C lebih berfokus untuk mendatangkan pengunjung ke
website/toko online sehingga mereka menjadi pelanggan tanpa harus melalui tim
sales. Pada materi kedua kak Gusti
menyampikan bahwa Content Marketing merupakan kita membuat, merencanakan, dan
mendistribusikan konten yang mampu menarik audiens dengan tujuan pemasaran.
Content Marketing ini memiliki sifat menghibur, emosional, solutif, informatif,
review, dan give away. Adapun cara untuk membuat konten yaitu Temukan
minimal 5 konten terbaik/menarik dalam topik yang sama dan dibaca semuanya,
Perhatikan apa yang berbeda, apa kekurangannya,
buat konten baru berbeda (bukan cuma urutan dan kalimatnya) yang
informasinya. Selain itu kak
Gusti menyampaikan anatomi dari konten yaitu CRAP. Contras yaitu warna yang
berlawanan, Reapetation yaitu elemen yang diulang untuk menjadi ciri khas, Alignment
Tulisan rapi, dan Proxymuty yaitu jarak atau space layout konten.
Pada kegiatan
Agripreneurship sesi kedua yaitu Bussines Plan yang diadakan pada tgl 10 Juli
2021 yaitu pemaparan usaha oleh mahasiswa/i Fakultas Pertanian dan Bisnis. Pada
acara ini diikuti oleh 5 kelompok usaha. Kelompok usaha yang pertama yaitu
Syrief, Franky, dan Dimas dari progdi Agroteknologi 2019 dengan usaha yang
dipaparkan adalah Simple Coffee. Kelompok ke dua yaitu Monica dari agribisnis
2019 dengan usaha Nyemil Yuk (pisang coklat), kelompok ketiga yaitu Everest
dari agroteknologi 2020 dengan usaha Evfarm (kantong semar), kelompok keempat
yaitu Themis dan Tabita dari agribisnis 2018 dengan usaha Vegetani (kaktus),
dan kelompok terakhir yaitu Pratama dan Yulius dari agroteknologi 2018 dengan
usaha Boros (teh bunga rosela). Dewan juri acara sesi kedua ini adalah Bapak
Dr.(HC) Ir. M. Gunung Soetopo dan dosen dari Fakultas Pertanian dan Bisnis
yaitu Ibu Liaka Simamora, Sp., M,sc. Juara 1 diraih oleh kelompok Theis dan
Tabita yaitu Vegetani, juara 2 diraih oleh Everest yaitu Evfarm, dan juara 3
diraih oleh kelompok Simple Coffe.