Menuju Pertanian 5.0, FPB UKSW Selenggarakan Seminar Nasional Berkolaborasi dengan Politeknik Teknologi Nuklir dan FST Universitas Kristen Wira Wacana

   

    Hari Kamis 17 November 2022, dilaksanakan kegiatan seminar nasional yakni Konser Karya Ilmiah Nasional (KKIN) yang merupakan kegiatan tahunan FPB UKSW mendesiminasikan berbagai topik penelitian hasil penelitian para akademisi, peneliti, ataupun masyarakat terkait pertanian. KKIN diawali oleh sambutan dari pimpinan masing-masing lembaga, yakni Rektor Universitas Kristen Wira Wacana, Dr. Maklon Felipus Killa, SE. MSi., dilanjutkan sambutan Wakil Direktur 1 Bidang Akademik Politeknik Teknologi Nuklir, Dr. Muhtadan, M. Eng, dan diakhiri oleh sambutan Rektor UKSW diwakili oleh Bapak Joseph Ernest Mambu, S.Pd., M.A., Ph.D., Pembantu Rektor IV Bidang Kerjasama Kelembagaan dan Internasionalisasi, yang sekaligus membuka kegiatan KKIN 2022 secara resmi.

 

    KKIN 2022 menghadirkan 3 pembicara utama yakni Bapak Tri Puji Priyatno, BA, M.Agric.Sc, PhD, dari Pusat Riset Peternakan, Organisasi Riset untuk Pertanian dan Pangan, Biro Riset dan Inovasi Nasional; Bapak Sugili Putra, MSC, dari Poltek Nuklir Indonesia, dan ibu Dr. Tinjung Mary Prihtanti, SP. MP. dari FPB UKSW.

 

    Bapak Tri Puji Priyatno, M.Agric.Sc. PhD memamparkan strategi riset inovasi untuk kebijakan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, dimana BRIN mendukung dalam kajian ilmiah dan kepakaran/expertise. Berbagai kebijakan riset ditempuh untuk mendukung swasembada komoditas pertanian. Sedangkan Bapak Sugili Putra, MSc. membuka wawasan peserta seminar terkait peran nuklir bagi pertanian berkelanjutan, dimana fakta menarik disampaikan bahwa negara-negara yang pernah di-bom, justru tidak kapok memanfaatkan nuklir untuk kepentingan bangsanya, antara lain sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir.Nuklir bermanfaat bagi pemuliaan tanaman, pengendalian hama, penyimpanan produk pertanian, dan banyak hal lain. Ibu Dr. Tinjung Mary Prihtanti, SP. MP. memaparkan factor-faktor yang mempengaruhi adopsi inovasi teknologi pertanian di tingkat petani, dimana factor atribut relative advantage merupakan salah satu factor penting yang harus dipertimbangkan dalam transfer teknologi ke tingkat petani. Mendorong lebih meningkatnya peran generasi muda dalam bidang pertanian, menjadi salah satu strategi Indonesia melangkah lebih baik menyiapkan pertanian yang optimal memanfaatkan perkembangan teknologi, yang saat ini masuk teknologi pertanian 5.0.

 

    Sejumlah kurang lebih 150 peserta menghadiri seminar yang dilaksanakan secara online (webinar), terdiri dari 4 provinsi, dan tercatat 48 pemakalah menyampaikan hasil-hasil penelitiannya pada sesi ke-2 yakni sesi paparan parallel. Kegiatan KKIN 2022 berakhir di jam 16.00 WIB, diakhiri dengan ucapan syukur panitia yang diketuai Ruth Meike Jayanti, SP. MP. dan beranggotakan dosen-dosen dan staf dari 3 lembaga yang berkolaborasi, atas kelancaran seminar dari awal hingga akhir kegiatan.