Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) merupakan salah satu fakultas yang ada di UKSW. Pada tahun akademik 2019/2020 FPB menerima mahasiswa baru (maba) sebanyak 128 orang. Maba berasal dari berbagai daerah. Ada beberapa hal yang melatarbelakangi mereka untuk bergabung dengan FPB. Ada 6 mahasiswa yang mewakili angkatan 2019 menyampaikan alasan dan harapannya untuk FPB. Erna Wati Triunitasi Daeli berasal dari Nias, Dewi Larasati berasal dari Salatiga dan Notalois Agriva S berasal dari Medan, ketiga mahasiswa tersebut mengambil program studi (Progdi) Agroteknologi. Selain yang dari prodi Agroteknologi ada  3 maba dari progdi Agribisnis yakni Natalia berasal dari Riau, Puspa Trianti berasal dari Sampit Kal-Teng dan Stefanus Richard Indriawan berasal dari Jepara.
Kenapa harus FPB ? Rabu (21/8) kemarin, Erna Wati Triunitasi Daeli, mahasiswa yang berasal dari Nias tersebut mengatakan bahwa FPB adalah fakultas yang luar biasa karena telah terakreditasi A dan dia ingin  membangun daerahnya. “FPB luar biasa karena sangat berperan penting dalam bermasyarakat. FPB berperan membangun ekonomi. Saya mengambil progdi agroteknologi karena saya mau membangun tempat saya terkhusus Nias Barat. Apa lagi di daerah saya mata pencariannya adalah petani. FPB harus semangat dan hari demi hari harus menjadi yang terbaik dan menghasilkan lulusan-lulusan yang bukan hanya nama saja tetapi bisa berdampak bagi semua masyarakatâ€, tuturnya. Hal ini senada dengan yang diungkapkan Dewi Larasati dan Notalois Agriva S.
“Saya masuk fakultas pertanian karena ingin membahagiakan orang tua saya karena orang tua juga petani dan saya ingin menjadi pembisnis dalam bidang panganâ€, kata Stefanus Richard Indriawan. Senada dengan yang diungkapkan Natalia mahasiswa yang berasal dari Riau, dan Puspa Trianti yang berasal dari Sampit Kalimantan Tengah.
(Wiwi)