LIRIK INOVASI BISNIS MAHASISWA FPB

Seiring dengan perkembangan zaman, kemajuan bisnis di Indonesia telah merambah di semua kalangan. Kini tidak hanya para orang tua saja yang memiliki bisnis hingga sukses. Banyak contoh pengusaha muda yang menggebrak dunia bisnis dengan omsetnya yang ratusan juta bahkan mencapai miliaran rupiah. Dunia bisnis sendiri memiliki cakupan yang luas, salah satunya mencakup sektor pertanian. Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, sektor ini akan selalu berkembang dan tidak akan pernah mati. Di Indonesia sendiri, pertanian tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, perkebunan, atau bahkan kehutanan memiliki potensi yang luar biasa besar. Bagi orang yang jeli melihat peluang usaha, sektor pertanian sangat potensial untuk digarap dan dikembangkan menjadi bisnis.

Petani juga termasuk wirausaha. Disebut demikian karena, poin pertama petani bekerja untuk memenuhi kebutuhan pribadinya. Menghasilkan laba untuk di nikmati dirinya sendiri. Poin kedua, petani mengolah potensi yang dimilikinya. Petani juga merencanakan apa yang harus dikerjakannya tanpa tergantung pada orang lain. Poin ketiga, petani menanggung resiko dari apa yang dikerjakannya dan menikmati hasil dari lahannya sendiri. Jika direfleksikan, kewirausahaan pertanian adalah segala bentuk usaha yang dilakukan oleh individu atau kelompok dalam mengelola sumber daya pertanian yang dimilikinya secara kreatif, berorientasi pasar serta berani menanggung resiko untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Bisnis-bisnis seperti ini perlu banyak dikembangkan. Generasi muda di zaman sekarang perlu di dorong untuk berinovasi dan berbisnis agar permasalahan ekonomi serta kesejahteraan negara teratasi. Apabila bisnis khususnya di bidang pertanian berkembang, maka jumlah lapangan kerja akan semakin banyak. Hal ini akan berdampak pada berkurangnya jumlah pengangguran. Dalam jangka panjang, kesejahteraan masyarakat akan meningkat sehingga Indonesia menjadi lebih maju.

Generasi muda di zaman sekarang terkenal dengan kreativitasnya. Khususnya dalam bidang bisnis, semakin banyak muncul ide-ide unik dan out of the box yang  memberikan inovasi. Telah banyak orang yang mencoba terjun untuk berbisnis di bidang pertanian, dan sukses meraup untung ratusan juta rupiah. Salah satu inovasi bisnis di bidang pertanian telah dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana sendiri, yaitu Shofyan Adi Cahyono. Pria kelahiran Semarang tahun 1995 ini, membangun bisnis pertanian organik yang produknya ia beri label dengan nama Sayur Organik Merbabu. Berbagai tantangan ia hadapi dalam membangun bisnisnya. Mulai dari menyiapkan lahan, mengolah lahan hingga pada proses distribusi produk ia kerjakan bersama kelompok tani didesanya. Berkat kerja keras dan keuletannya, pemuda yang baru berusia 24 tahun ini telah menjadi petani milenial yang mempunyai omset sebesar 250-300 juta/ bulan. Shofyan cukup jeli dalam melihat peluang dan memanfaatkannya. Generasi muda sekarang diharapkan seperti itu. Memiliki kreativitas dalam berinovasi. Inovasi bisnis seperti ini harus terus dikembangkan demi mendukung sektor pertanian itu sendiri.

(Tasya/ Prisca_ DEWATA)

 

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp