Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat atau yang biasa disingkat Krenova, kembali digelar oleh Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Salatiga tahun 2019. Tujuan diadakannya lomba ini adalah menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan sumber daya manusia dan menghadapi tantangan global. Harapannya hasil dari krenova masyarakat dapat berguna dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Lomba Krenova tahun ini dilaksanakan pada hari Selasa, 10 September 2019 lalu.
Trias Budi Rahayu, staf laboran (Lab. Tanah) Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) UKSW berhasil meraih juara 2 dalam Lomba Krenova 2019 Kota Salatiga ini. Melalui LactoBird, yaitu produk probiotik yang berasal dari proses fermentasi air kelapa, gula, dan susu dengan menggunakan bakteri baik Lactobacillus sp. Produk ini bermanfaat untuk mengembalikan kesuburan burung serta meningkatkan jumlah telur dan daya tetasnya. Air kelapa di masyarakat tersedia dengan jumlah sangat melimpah dan tidak banyak dimanfaatkan, bahkan cenderung hanya dibuang, namun dalam produk ini digunakan sebagai bahan baku pembuatannya. Air kelapa memiliki kandungan gizi yang sangat lengkap, sehingga dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. Salah satunya produk LactoBird tersebut.
Trias merupakan salah satu dari tujuh kreator dan inovator dinyatakan sebagai pemenang dalam lomba Krenova Tingkat Kota Salatiga Tahun 2019 ini. Selanjutnya para pemenang menerima penghargaan berupa piagam dan uang pembinaan dari Wali Kota Salatiga, Yuliyanto SE, MM, yang diserahkan di Rumah Dinas Wali Kota pada Selasa, 17 Desember 2019. Tujuh pemenang Krenova ini terpilih setelah menyisihkan 20 usulan Krenova di Salatiga. Ajang Krenova juga menjadi sangat menarik karena  adanya kesempatan bagi para kreator dan inovator untuk memiliki hak paten atas produknya yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi, jika produk yang dimiliki mampu mengungguli produk inovasi lain pada saat seleksi di tingkat Provinsi.
“Harapan ke depannya produk yang dikembangkan dapat diterima di masyarakat dan bisa bersaing di tingkat propinsi sampai mendapatkan hak paten. Harapan yg jauh lebih besar, kiranya produk ini bisa masuk ke industri dan bisa menjadi berkat bagi masyarakat serta bisa memberikan sumbangsih kepada Kota Salatiga, khususnya untuk Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW†ujar Trias.
