Webinar
Nasional

Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW
mengadakan acara Webinar Nasional bertema “Strategi Generasi Muda di Masa
Pandemi untuk Pertanian Indonesia yang Lebih Baik” yang diadakan pada tanggal
16 Oktober 2021 bertepatan dengan hari pangan nasional. Webnas ini diikuti oleh
437 perserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa UKSW, mahasiswa
universitas lain, bahkan murid SMA/SMK sampai pegawai. Megundang pembicara dari
Kementrian Pertanian RI yaitu Dr. Rachmat, S. Si., M.Si sebagai koordinator
padi irigasi rawa dan bapak Kuntoro Boga A., SP., M.Agr, Ph.D sebagai kepala
humas dan informasi publik. Dan bapak Ganjar Pranowo yang berhalangan hadir
yang diwakilkan oleh ibu Peni Rahayu M.Si. sebagai asisten ekonomi dan
pembangunan sekda provinsi Jateng.
Bapak
Kuntoro mengatakan “Diperlukan generasi muda sebagai penerus pembangunan
pertanian dengan kemajuan teknologi (Pertanian 4.0) SDM yang disiapkan siap
bersaing dan profesional di sektor pertanian. SDM pertanian yang profesional,
mandiri dan berdaya saing perlu dipersiapkan, terdapat program-program yang diluncurkan oleh
kementan untuk menyiapkan regenerasi, pendidikan vokasi contohnya polbangtan, pelatihan-pelatihan
vokasi, penumbuhan wirausaha muda pertanian, kostratani dan youth
enterpreneurship and employment support services.” Hal tersebut menjadi bukti
bahwa pemerintah sangat mendukung generasi milenial untuk bangkit di sektor
pertanian. Sektor pertanian juga menjadi tulang punggung perekonomian
Indonesia. Seperti halnya dikatakan oleh bapak Kuntoro dan ibu Peni pertanian
merupakan sektor yang mampu bertahan dimasa pandemi hal itu dibuktikan dengan
data dari BPS. Daya saing sektor pertanian di masa pandemi masih sangat tinggi,
sektor pertanian sangat luar biasa kontribusinya terhadap ekonomi negara dan
dapat menjadi harapan untuk kedepannya. Terdapat pesan dari bapak kementan yang
di sampaikan oleh Bapak Rachmat yaitu “Petani milennial harus membuat rencana
jangka panjang dengan planning yng jelas, memiliki sikap optimis, menjadikan
ilmu pengetahuan sebagai modal dalam berpikir dan bertindak, dan siap berkorban
dan memiliki integritas yang tinggi untuk meraih cita-cita. “ Selain itu beliau
juga menyampaikan bahwa “Milennial memiliki peran dalam pengembangan pertanian
dari hulu sampai hilir, pengembangan agrifood ecommerce dan pengembangan
koeporasi petani pada kawasan pedesaan.” Generasi muda yang lebih aktif dalam
bidang teknologi sangat berpotensi dan membantu dalam pemasaran hasil
pertanian.
Acara webinar berjalan dengan
lancar, terdapat juga doorprize dan pemberian hadiah untuk pertanyaan terbaik. Pada
akhir acara terdapat pengumuman lomba fotografi dan lomba desain poster yang
diikuti total 41 peserta, yang telah dinilai oleh beberapa juri dan ditampilkan
video tentang komentar juri yaitu dari bapak Michael Bezaleel, S.Kom., M.CS. dan bapak Niko
Gunadarman (Ketua Comma Design).
Dengan diadakannya Webinar Nasional
ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kepada generasi muda untuk terjun ke
dunia pertanian, dan membangun pertanian yang lebih baik lagi dengan berbasis
teknologi dan strategi. Pertanian adalah sebuah sektor yang tidak bisa
ditinggalkan dan tidak bisa di abaikan. Sektor pertanian itu penting, sektor
pertanian adalah sektor yang strategis, sektor pertanian adalah tulang punggung
dari perekonomian bangsa.
Menjadi
petani itu hebat. Bertani itu keren -Mentan